logo
spanduk spanduk
Rincian Blog
Created with Pixso. Rumah Created with Pixso. Blog Created with Pixso.

Pasangan Vitamin dan Mineral Optimal untuk Peningkatan Kesehatan

Pasangan Vitamin dan Mineral Optimal untuk Peningkatan Kesehatan

2026-01-21

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa mengonsumsi vitamin setiap hari tidak selalu menghasilkan peningkatan kesehatan yang nyata? Nutrisi yang tepat bukan hanya tentang mengonsumsi lebih banyak suplemen—tetapi tentang memahami bagaimana nutrisi berinteraksi dan menemukan kombinasi yang sempurna untuk memaksimalkan manfaatnya.

Sinergi Nutrisi: Ketika 1+1>2

"Nutrisi tidak bekerja secara terpisah—mereka menciptakan efek sinergis dengan mendukung fungsi tubuh dan meningkatkan penyerapan satu sama lain," jelas ahli gizi Madalena Vieira Costa. "Sebaliknya, beberapa vitamin dan mineral sebenarnya dapat menghambat penyerapan. Itulah sebabnya multivitamin yang praktis mungkin bukan pilihan terbaik, terutama ketika mengatasi kekurangan nutrisi tertentu."

Zat Besi + Vitamin C: Peningkat Penyerapan

Sekitar 3% pria dan 8% wanita di Inggris menderita anemia defisiensi zat besi, suatu kondisi yang ditandai dengan kelelahan, pusing, dan sakit kepala akibat produksi sel darah merah yang tidak mencukupi.

"Ketika kadar zat besi sudah rendah, meningkatkannya bisa menjadi tantangan," kata Madalena. "Memasangkan suplemen zat besi dengan makanan kaya vitamin C seperti buah jeruk atau paprika secara signifikan meningkatkan penyerapan. Dalam keadaan darurat, permen karet vitamin C dapat berfungsi, tetapi kami selalu merekomendasikan sumber makanan terlebih dahulu."

Penelitian yang dilakukan sejak tahun 1980-an menunjukkan bahwa vitamin C mengubah zat besi nabati (zat besi non-heme) menjadi bentuk yang lebih mudah diserap. Studi selanjutnya mengkonfirmasi bahwa vitamin C membentuk kompleks stabil dengan zat besi, mencegah gangguan penyerapan dari polifenol yang ditemukan dalam teh, kopi, dan cokelat hitam.

Kalsium + Vitamin D: Fondasi Kesehatan Tulang

British Nutrition Foundation memperkirakan bahwa setengah dari wanita dan 20% pria di atas usia 50 tahun akan mengalami patah tulang akibat kepadatan tulang yang rendah.

"Kalsium memainkan peran penting dalam mengembangkan dan menjaga tulang yang kuat, terutama bagi wanita pascamenopause yang berisiko terkena osteoporosis," catat ahli gizi Sonia Sadique. "Dengan vitamin D yang rendah, tubuh Anda hanya menyerap 10-15% kalsium makanan. Dengan vitamin D yang cukup, penyerapan meningkat menjadi 30-40%."

Meskipun kita biasanya mendapatkan cukup kalsium dari makanan, vitamin D terutama berasal dari sinar matahari atau suplemen. Di Inggris, sinar matahari menyediakan vitamin D yang cukup dari akhir Maret hingga September, tetapi NHS merekomendasikan suplementasi selama bulan-bulan yang lebih gelap.

Vitamin D + Magnesium: Peningkat Sistem Kekebalan Tubuh

Selama musim flu dan pilek, mendukung sistem kekebalan tubuh Anda menjadi sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dan magnesium bekerja sama untuk mengurangi peradangan, mendukung produksi sel kekebalan tubuh, dan mengelola stres.

"Banyak yang tidak menyadari bahwa suplemen vitamin D hadir dalam bentuk yang tidak aktif," jelas Madalena. "Magnesium diperlukan untuk mengubahnya menjadi bentuk aktif yang memberikan manfaat kesehatan. Tanpa magnesium yang cukup, suplemen vitamin D Anda tidak akan bekerja secara efektif."

Namun, dia memperingatkan: "Magnesium dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu dan memiliki banyak kontraindikasi yang seringkali lebih besar daripada manfaat suplemen. Selalu konsultasikan dengan dokter umum atau apoteker Anda sebelum menambahkan suplemen baru."

Omega-3 + Vitamin D: Penjaga Kesehatan Jantung

Asam lemak omega-3 dari ikan dan biji rami telah lama dikaitkan dengan manfaat kardiovaskular. Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa mereka mengurangi trigliserida darah—lemak yang terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

"Menambahkan vitamin D ke dalam diet musim dingin Anda meningkatkan penyerapan omega-3 yang menyehatkan jantung," kata Madalena. "Keduanya adalah nutrisi yang larut dalam lemak yang meningkatkan penyerapan satu sama lain sambil memberikan manfaat komplementer seperti mengurangi peradangan, mendukung tulang, dan memperkuat kekebalan tubuh."

Untuk kombinasi yang mudah, Madalena merekomendasikan suplemen minyak hati ikan kod yang mengandung omega-3 dan vitamin D—selalu periksa labelnya terlebih dahulu.

Vitamin D + Vitamin K2: Sistem Pengiriman Kalsium

Untuk perlindungan tulang, vitamin K2 dan D bekerja secara sinergis untuk memastikan kalsium diserap secara efektif.

"Dibandingkan dengan mengonsumsi salah satu vitamin saja, menggabungkan D dan K2 memberikan manfaat yang lebih unggul," jelas Sonia. "Sementara vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium, vitamin K2 mengarahkan kalsium ke tulang dan gigi, mencegah penumpukan arteri. Ini sangat bermanfaat bagi wanita perimenopause yang mencegah hilangnya tulang sambil mendukung kesehatan kardiovaskular."
Pasangan Nutrisi Berbasis Makanan

Kombinasi yang ampuh ini tidak terbatas pada suplemen. Misalnya, memasangkan jus jeruk dengan steak atau sup kacang meningkatkan penyerapan zat besi, secara bertahap meningkatkan kadar zat besi.

Pengingat Penting: Suplemen Melengkapi, Bukan Menggantikan

Sebelum menjelajahi kombinasi nutrisi, ingatlah bahwa suplemen hanya boleh melengkapi—bukan menggantikan—pola makan yang sehat. Sementara makanan utuh harus selalu menjadi sumber nutrisi utama Anda, suplemen dapat membantu menjembatani kesenjangan nutrisi selama periode sibuk ketika mempertahankan pola makan yang sempurna terbukti menantang.