Pendahuluan: Insiden "Overdosis Kreatin" Pegolf Ben Griffin Picu Perdebatan
Ketika pegolf berperingkat dunia Ben Griffin tiba-tiba mengalami tremor dan ketidaknyamanan sebelum babak final turnamen penting, ia mengaitkan gejalanya dengan secara tidak sengaja mengonsumsi kreatin berlebihan. Insiden ini telah memicu kembali diskusi tentang keamanan, dosis yang tepat, dan potensi interaksi dari salah satu suplemen olahraga yang paling banyak diteliti dan populer di seluruh dunia.
Kreatin adalah senyawa alami yang terutama ditemukan dalam otot rangka, dengan jumlah yang lebih kecil terdapat di otak dan jantung. Terdiri dari tiga asam amino — arginin, glisin, dan metionin — tubuh memperoleh kreatin melalui sintesis internal dan sumber makanan, terutama daging merah dan ikan.
Kreatin memainkan peran penting dalam metabolisme energi melalui dua mekanisme utama:
Penelitian ekstensif menunjukkan kemampuan kreatin untuk meningkatkan:
Selain peningkatan performa, kreatin mendukung hipertrofi dengan:
Sebagai salah satu suplemen yang paling banyak diteliti, kreatin telah menunjukkan keamanan pada dosis yang direkomendasikan di ratusan penelitian.
Beberapa pengguna mungkin mengalami:
Ada dua metode pemuatan utama:
Klaim pegolf yang mengonsumsi "15mg" (kemungkinan kesalahan untuk 15g) menyoroti beberapa pelajaran penting:
Kreatin tetap menjadi peningkat performa yang tervalidasi secara ilmiah jika digunakan secara bertanggung jawab. Meskipun umumnya aman, dosis yang tepat dan kesadaran akan keadaan individu memastikan hasil yang optimal tanpa efek samping.